Sunday, 26 January 2014

Sepi

Tetes-tetes air mataku jatuh untuk kalian...
Di tengah kesepian yang menikam akal sehatku...
Aku teringat kalian...
Teringat dosaku pada kalian...
Teringat tabiat burukku yang tak termaafkan...
Teringat getir senyumku yang penuh paksa untuk kalian...
Tapi tak sedikit pun aku teringat keceriaan bersama kalian...
Hal ini membuatku semakin sepi...
Mungkin sejuta kunang-kunang pun tak mampu menerangi...
Sound system dan alat-alat musik orkestra sepenuh gedung opera australia pun tak mampu meramaikan...
Aku sepi...
Sungguh sepi... Dan lebay...
Ani, sendiri menanti...

Kebumen, 28 Juni 2009

YA AMPUN!!!
Dari dulu emang cengeng gitu ya gue????

No comments:

Post a Comment

Ironi yang Dinormalisasi

Dalam tahun ini, terhitung belum genap tiga bulan di saat saya menulis ini, sudah ada beberapa kasus tragis yang berhubungan dengan gangguan...