Ini tentang melukiskan dunia dalam kata; tentang aku dan jejalanan yang akan atau telah aku lewati; tentang Kawan yang lebih berwarna dibandingkan pelangi; tentang ramainya penjelajah ilmu yang selalu haus memecahkan teka-teki; tentang cinta yang tak kan pernah henti meski listrik mati; dan tentang aku yang masih mencari jati diri. Aku menulis... untuk mempertahankan memoriku hidup lama, jauh lebih lama dari aku menempuhi hidup ini.
Thursday, 11 June 2026
18000
Selamat pagi. Dollar masih segini. Sembako merangkak naik. Nilai simpanan merosot miris. Cari kerja makin sulit. Dah kerja, PHK menghantui. Dah kerja, kena potong sana-sini. Buka suara, dianggap tak ada syukur diri. Mau healing, ingat rekening paksa bergeming. Rakyat kecil, diminta bersabar dengan keadaan yang kurang memberinya kesempatan untuk berdikari. Alih-alih menciptakan kesempatan, iming-iming bantuan, bagi-bagi gini-gitu gratis dijadikan program unggulan yang katanya mengatasi. Rakyat besar, mainnya kalkulasi angka-angka yang nominalnya bahkan tak kepikiran untuk disebut dengan mudah oleh rakyat kecil. Jangan permainkan: rasa lapar jelata, haus pendidikan anak-anak bangsa, kebingungan para pencari kerja, kegalauan orang tua memberi makan anak-anaknya. Ah, tak ada habisnya. Lidah dan jari saya terikat sumpah setia, terbentur pasal-pasal yang entah berpihak kepada siapa. Jika saya lepas, apakah saya akan ditangkap? Ah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
18000
Selamat pagi. Dollar masih segini. Sembako merangkak naik. Nilai simpanan merosot miris. Cari kerja makin sulit. Dah kerja, PHK menghantui. ...
-
Lagu di atas merupakan lagu Amaryllis karya komposer Henri Ghys. Saya memainkannya dengan aplikasi piano pada ponsel saya. Oh iya, mohon...
-
Hidup Rakyat Indonesia!!! Ketika panji-panji makara berkibar mendampingi sang merah putih yang mulai ternoda. Ketika satu komando "Bera...
-
Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia Masih ingat lagu itu kan? Aku juga masih ingat... Masih ingat filmnya juga? Kalau aku sih mas...
No comments:
Post a Comment